naat.or.id

Badan Koordinasi dan Data Digital NAAT

BAKORDA

"Data Akurat, Informasi Meluas, Koneksi Tanpa Batas."

Badan Komunikasi, Informasi, dan Data Digital (BAKORDA) NAAT merupakan jantung penggerak transformasi digital dan pusat saraf informasi organisasi. Badan ini memegang peran strategis dalam mengintegrasikan seluruh data silsilah dzurriyah Wali Songo ke dalam sistem Big Data yang aman dan akurat. Selain bertugas mengelola komunikasi publik untuk memperkuat citra organisasi secara global, BAKORDA bertanggung jawab atas perumusan kebijakan teknis, pengawasan siber, serta fasilitasi infrastruktur teknologi bagi seluruh lembaga di bawah DPP NAAT. Dengan semangat keterbukaan informasi yang terukur, BAKORDA hadir untuk menciptakan ekosistem organisasi yang modern, transparan, dan responsif terhadap perkembangan zaman demi persatuan dzurriyah.

Visi & Misi

Visi
"Menjadi pusat gravitasi data digital dan komunikasi terpadu yang profesional guna mengakselerasi peran NAAT sebagai organisasi pemersatu dzurriyah Wali Songo yang modern, transparan, dan mendunia."
Misi

1. Integrasi Data Digital:

Membangun dan mengelola basis data tunggal (Single Data System) yang aman dan akurat bagi seluruh kepentingan organisasi dan pencatatan dzurriyah.

2. Optimalisasi Komunikasi Publik:

Mengembangkan strategi komunikasi yang efektif untuk menyebarluaskan kebijakan, peran, dan prestasi NAAT kepada khalayak nasional maupun internasional.

3. Transformasi Teknologi Informasi:

Melakukan digitalisasi sistem tata kelola administrasi dan pelayanan organisasi guna meningkatkan efisiensi dan transparansi kinerja DPP NAAT.

4. Pengawasan dan Pengendalian Informasi:

Menyelenggarakan fungsi pengawasan, evaluasi, dan pelaporan yang ketat terhadap arus informasi digital guna menjaga marwah dan keamanan data organisasi.

5. Fasilitasi dan Pembinaan Digital:

Memberikan pendukungan teknis serta edukasi literasi digital bagi seluruh perangkat organisasi di semua tingkatan kepengurusan.

Pengurus BAKORDA

Ng. Ida Puspita Sari Kembang Kuning

Ng. Ida Puspita Sari Kembang Kuning

Koordinator

Gus Suprayitno Wibowo

Gus Suprayitno Wibowo

Anggota

Gus Moh Ishlah Hamida

Gus Moh Ishlah Hamida

Anggota

R Syaiful Anwar

R Syaiful Anwar

Anggota

Program & Kegiatan

NAAT-Cloud: "Brankas Digital Silsilah"

Program ini membangun sistem penyimpanan data berbasis blockchain untuk menjamin keamanan dan keaslian data silsilah. Berbeda dengan database biasa, teknologi ini memastikan data nasab tidak dapat dimanipulasi oleh pihak luar. Setiap dzurriyah yang terverifikasi akan memiliki profil digital terenkripsi yang berisi dokumen otentik sejarah keluarga mereka.

Warisan Virtual: "Metaverse Wali Songo"

Mengembangkan platform edukasi berbasis Virtual Reality (VR) yang merekonstruksi situs-situs sejarah dan jalur dakwah Wali Songo. Program ini bertujuan agar publik dan generasi muda dzurriyah dapat merasakan pengalaman interaktif "berkunjung" ke masa lalu, melihat arsitektur asli, dan mempelajari sejarah secara imersif melalui gawai atau kacamata VR.

AI-Bot "Kalam Leluhur" (Chatbot Pintar)

Menciptakan asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dilatih khusus dengan literatur, kitab, dan sejarah resmi Wali Songo. Chatbot ini berfungsi sebagai layanan informasi 24 jam bagi anggota NAAT untuk bertanya mengenai kebijakan organisasi, prosedur pendataan nasab, hingga referensi sejarah yang tervalidasi oleh pakar NAAT.

Program "Dzurriyah Connect" (Geo-Tagging Map)

Penyusunan peta digital interaktif yang memetakan persebaran sebaran dzurriyah Wali Songo di seluruh dunia secara real-time. Dengan fitur privasi yang ketat, program ini memudahkan anggota untuk menemukan kerabat terdekat di wilayah rantau, memperkuat silaturahim (ukhuwah), dan mempercepat koordinasi bantuan sosial jika terjadi bencana

NAAT Digital Academy & Siber-Santri

Program inkubasi untuk mencetak "Pasukan Digital" dari kalangan pemuda NAAT. Mereka akan dilatih menjadi ahli keamanan siber, konten kreator, dan analis data. Tujuannya adalah untuk menjaga marwah organisasi dari serangan hoaks nasab di media sosial serta memastikan infrastruktur teknologi seluruh lembaga NAAT dikelola secara mandiri oleh kader internal.